RubriKNews.com, BENGKULU UTARA – Kopertis Wilayah II Palembang, meminta pihak Universitas Ratu Samban (Unras) di Arga Makmur Bengkulu Utara mulai mempromosikan Unras, dalam hal ini mulai memberitahukan kepada masyarakat untuk menguliahkan anak-anaknya di Unras. Yayasan yang dipercaya Kopertis untuk mempromosikan Unras, Yayasan Ratu Samban (YRS) dimana Rektornya Dr. Ir. HM Imron Rosyadi, MM, M.Si.
Ini disampaikan oleh Sekretaris YRS Novriandi kepada awak media, yang mengatakan. Pihaknya menerima himbauan dari pihak Kopertis, agar mulai mempromosikan Unras, mengingat bulan penerimaan mahasiswa baru sudah dekat, dan hal ini demi kelangsungan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) ini agar dapat terus berjalan, meskipun saat ini penyelenggaranya tengah konflik.
” Iya saat ini kita tengah memikirkan bagaimana mempromosikan Unras, dan mengembalikan kepercayaan masyarakat khususnya masyarakat Bengkulu Utara (BU), bahwa Unras masih aktif belajar mengajarnya, meskipun saat ini penyelenggaranya tengah konflik. Dalam hal ini, pihak Kopertis mempercayakan kita (YRS,red) untuk mempromosikannya,” ungkap Andi.
Andi menjelaskan, dengan sikap Kopertis tersebut sudah jelas. Berdasarkan hasil pertemuan, pihak Kopertis percaya akan dokumen yang dimiliki oleh YRS selaku penyelenggara Unras yang sah, kendati adanya Yayasan lain yang mengklaim terlebih membawa nama Pemkab BU.
” Kita akui, Unras selama ini disokong penuh oleh pihak Pemkab BU. Namun bukan berarti Pemkab dapat mengaturnya dengan mendirikan Yayasan baru, untuk menyelenggarakan Unras. Hal ini jelas tidak baik untuk kemajuan Unras, jika terus seperti ini menjadi tanda tanya. Kenapa Pemkab harus mengorbankan Unras, hanya untuk kepentingan politiknya yang terkesan adanya sentimen terhadap mantan Bupati BU,” imbuhnya.
Ia berharap Konflik ini dapat segera berakhir, mengingat yang akan menjadi korban mahasiswa. Apakah dengan kepentingan Bupati saat ini, tega mengorbankan mahasiswa dan Unras yang selama ini sudah berdiri dan dipercaya masyarakat BU menjadi PTS kebanggaan.
” Semoga saja, seorang Bupati dapat terbuka matanya, ini demi untuk kepentingan dunia pendidikan masyarakat BU, diharapkan ini tidak terus berlangsung hanya karena ego serta kepentingan politik. Seperti yang diungkapkan alumni mahasiswa Unras, jangan jadikan dunia pendidikan ajang berpolitik,” tandasnya.
Laporan : Effendy

